1.1. Pengertian Informatika
Informatika (Inggris: Informatics)
merupakan disiplin ilmu yang mempelajari transformasi fakta berlambang yaitu
data maupun informasi pada mesin berbasis komputasi. Disiplin ilmu ini mencakup
beberapa macam bidang, termasuk di dalamnya: sistem informasi, ilmu komputer, ilmu informasi, teknik komputer dan aplikasi informasi
dalam sistem informasi manajemen. Secara umum informatika mempelajari struktur,
sifat, dan interaksi dari beberapa sistem yang dipakai untuk mengumpulkan data,
memproses dan menyimpan hasil pemrosesan data, serta menampilkannya dalam
bentuk informasi. Aspek dari informatika lebih luas dari sekadar sistem informasi berbasis komputer saja, tetapi masih
banyak informasi yang tidak dan belum diproses dengan komputer.
Informatika mempunyai konsep dasar, teori, dan perkembangan
aplikasi tersendiri. Informatika dapat mendukung dan berkaitan dengan aspek
kognitif dan sosial, termasuk tentang pengaruh serta akibat sosial dari teknologi informasi pada umumnya. Penggunaan informasi dalam beberapa
macam bidang, seperti bioinformatika, informatika medis, dan informasi yang mendukung ilmu perpustakaan, merupakan beberapa contoh
yang lain dari bidang informatika.
Dalam ruang lingkup yang lebih luas, informatika meliputi
beberapa aspek:
·
teori
informasi yang mempelajari konsep matematis
dari suatu informasi
·
ilmu
informasi yang mempelajari tentang cara
pengumpulan, klasifikasi, manipulasi penyimpanan, pengaksesan, dan
penyebarluasan informasi untuk keperluan sosial dan kemasyarakatan secara
menyeluruh
·
ilmu
komputer dan teknik
komputer yang mempelajari tentang pemrosesan,
pengarsipan, dan penyebaran informasi dengan menggunakan teknologi informasi
dan pemrograman yang berbasis komputer.
·
sistem
informasi yang mempelajari mengenai teknik
pengembangan suatu sistem untuk mengolah berbagai macam informasi yang ada.
·
keamanan informasi ilmu
yang mempelajari mengenai kajian proses mengamankan dan melindungi data pada
yang ada pada sistem atau komputers.
·
informatika sosial yang
mengkaji aspek sosial dari TIK dalam perubahan sosial dan organisasional,
penggunaan teknologi dalam konteks sosial, dan cara kelembagaan sosial
teknologi informasi yang dipengaruhi oleh kekuatan sosial dan praktik-praktik
sosial/kemasyarakatan.
Dalam Pemahaman di Teknik informatika mempunyai aspek
kedisiplinan dalam menguasai bidang ilmu informatika yang cukup luas.
Informatika dalam prospek ke depan dalam dunia pekerjaan masa depan karena
informatika berada dalam segala bidang ilmu membutuhkan sentuhan ahli dari ilmu
informatika.
1.2.
Pengertian Komputer
Komputer berasal dari kata bahasa Inggris to compute yang artinya menghitung. Sejarah komputer tidak lepas dari sejarah alat hitung. Perkembangan komputer dibagi menjadi dua tahap, yaitu sebelum tahun 1940 dan sesudah tahun 1940. Sekarang, komputer adalah satu perangkat elektronik yang dapat menerima data masukan, memproses data secara aritmatika dan logika, mengeluarkan hasil keluaran, dan menyimpan data.perangkat elektronik yang dapat menerima data masukan, memproses data secara aritmatika dan logika, mengeluarkan hasil keluaran, dan menyimpan data.
o Komputer berasal dari kata bahasa Inggris to
compute yang artinya menghitung. Sejarah
komputer tidak lepas dari sejarah alat hitung
o Perkembangan komputer dibagi menjadi dua
tahap, yaitu sebelum tahun 1940 dan sesudah tahun 1940.
o Perkembangan Komputer sebelum Tahun 1940
Dahulu, manusia menggunakan jari untuk mengenali dan menyebut nomor satu
hingga sepuluh. Setelah itu, manusia mengenal nomor-nomor yang lebih besar,
tetapi masih menggunakan digit-digit
asas dari 0 hingga 9. Sistem
bilangan ini disebut bilangan perpuluhan atau desimal.
o Perkembangan Komputer setelah Tahun 1940
Komputer yang kita
gunakan pada saat ini telah mengalami perkembangan lebih dari 60 tahun yang
lalu. Sejarah perkembangan komputer modern bermula sejak tahun 1940. Pembagian
komputer modern terdiri atas 5 generasi.
o Generasi Pertama (1940–1959)
Komputer generasi
pertama masih sangat sederhana dan belum kompleks penggunaannya. Komputer
generasi pertama belum dapat memproses masalahmasalah yang rumit. Ukuran
komputer generasi pertama sangat besar dan prosesnya pun masih lambat. Komputer
generasi pertama menggunakan tabung vakum (vacuum tube) untuk memroses
dan menyimpan data.
o
Generasi Kedua (1959–1964)
Komputer generasi
kedua menggunakan transistor dan dioda untuk menggantikan tabung vakum walaupun
keduanya juga mudah terbakar. Pada komputer generasi kedua, diperkenalkan cara
baru untuk menyimpan data, yaitu dengan penyimpanan secara magnetik.
Penyimpanan secara magnetic menggunakan besi-besi lunak yang dililit oleh kawat pecepatan proses komputer generasi kedua
lebih cepat dibanding generasi pertama
o Generasi Ketiga (1964–1980)
Komputer generasi ketiga dibuat dengan menggabungkan
beberapa komponen di dalam satu tempat. Tampilan dari komputer juga
disempurnakan. Selain itu, komputer generasi ketiga penyimpanan memorinya lebih
besar dan diletakkan di luar (eksternal). Penggunaan listriknya lebih
hemat dibanding komputer generasi
sebelumnya. Ukuran fisiknya menjadi lebih kecil (komputer mini) sehingga lebih
menghemat ruang.
o
Generasi Keempat (1980–sekarang)
Komputer generasi keempat masih menggunakan IC/chip untuk
pengolahan dan penyimpanan data. Komputer generasi ini lebih maju karena di
dalamnya terdapat beratus ribu komponen transistor. Proses pembuatan IC
komputer generasi ini dinamakan pengintegrasian dalam skala yang sangat besar
atau Very Large Scale Integration (VLSI).
o
Generasi Kelima
Komputer generasi
kelima memang belum terwujud karena komputer generasi ini merupakan komputer
impian masa depan. Pembuatan bentuk
komputer generasi kelima tentunya akan lebih kompleks.
Baca danfahami materi di atas, karena soal latihan jawaban sudah ada pada materi diatas

Tidak ada komentar:
Posting Komentar